by

Inspirasi dari Rich Brian yang Patut Ditiru

Brian Imanuel lahir pada 3 September 1999, di Jakarta, Indonesia. Dia memiliki keturunan Cina Tionghoa. Ia adalah anak bungsu dari empat bersaudara. Brian dibesarkan di Jakarta Barat di lingkungan kelas menengah ke bawah. Meskipun ayahnya menjadi pengacara, ia tidak pernah memiliki pendidikan formal dan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membantu di kafe orang tuanya saat sedang belajar di rumah.

Pada 2010, ketika tumbuh dewasa di Indonesia, Brian memulai karirnya dengan media sosial, ketika ia berusia 11 tahun. Dia awalnya mendapatkan Rubik’s Cube, dan dia menyadari dia bisa masuk ke komputer orang tuanya untuk menemukan strategi untuk menyelesaikannya lebih cepat. Ini adalah bagaimana dia menemukan YouTube. Dia juga menemukan dan bergabung dengan Twitter, pada Agustus 2010, ketika dia berusia di bawah 11 tahun. Ini akhirnya membuatnya membuat konten video, termasuk sketsa komedi gelap di Twitter. Dia pindah ke platform Vine ketika dia berusia 15 dan mulai memposting video setiap hari di sana. Brian, yang pada saat itu hanya berbicara bahasa Indonesia, belajar sendiri untuk berbicara bahasa Inggris dengan menonton video YouTube dan dengan mendengarkan rapper seperti Childish Gambino, 2 Chainz, Macklemore dan Tyler, Sang Pencipta.

Brian mulai mendengarkan musik hip hop pada 2012, ketika seorang teman Amerika yang dikenalnya di internet memperkenalkannya ke “Thrift Shop” karya Macklemore & Ryan Lewis dan Brian mulai mengeksplorasi lebih dalam genre ini, menemukan Drake, 2 Chainz, Kanye Barat dan Logika pada awalnya. Brian menulis lagu rap pertamanya pada tahun 2014 dan merekamnya ke mikrofon iPhone melalui instrumental MF Doom yang diproduksi.

Brian awalnya ingin menjadi seorang sinematografer di Los Angeles, menyerah begitu karir musiknya mulai lepas landas.

Karir Rich Brian

Brian memulai karirnya dengan nama Rich Chigga dan merilis lagu debutnya, berjudul “Living the Dream” pada 17 Juli 2015, di akun YouTube-nya. Lagu ini diproduksi oleh DJ Smokey. Brian kemudian merilis single debutnya “Dat $ tick” pada 11 Maret 2016. Lagu ini menangkap kesuksesan internasional setelah video reaksi dirilis oleh 88rising, menampilkan rapper Amerika Ghostface Killah, 21 Savage, Tory Lanez, MadeinTYO, Desiigner dan banyak lagi. Karena video musik resmi untuk lagu itu diunggah ke akun YouTube-nya, video itu telah ditonton lebih dari 125 juta kali. Album yang berjudul “Dat $ tick” kemudian mencapai puncaknya di nomor empat yang diraihnya di Singles Bubbling Under R & B / Hip-Hop.

Brian kemudian merilis single keduanya berjudul “Who That Be” di iTunes pada 9 Agustus 2016. Lagu ini diproduksi oleh Sihk. Dia kemudian merilis remix dari single debutnya “Dat $ tick” yang menampilkan rapper Ghostface Killah dan Pouya. Brian kemudian merilis single ketiganya “Seventeen” yang dengan cepat melampaui tanda satu juta hit di YouTube dan SoundCloud.

Brian merilis single keempatnya “Back At It” pada 19 April 2017. Dia kemudian memulai tur AS pertamanya pada April 2017, yang berakhir pada bulan Mei. Pada bulan Mei 2017, Brian merilis singlet kelimanya “Gospel” dengan XXXTentacion dan Keith Ape. Ini adalah kolaborasi pertama XXXTentacion dengan Brian dan lagu itu dirilis melalui 88rising dan sejak itu telah menerima lebih dari 38 juta tampilan di YouTube sejak dirilis.

Brian memenangkan penghargaan di Indonesian Choice Awards ke-4 sebagai Artis Terobosan Tahun Ini pada Mei 2017. Brian mengumumkan album debutnya dalam sebuah wawancara dengan XXL, dengan mengatakan “Saya sedang mengerjakan proyek debut dan ada beberapa lagu serius dan beberapa komedi barang, tetapi lagu-lagu serius adalah fokus saya. ” Dalam sebuah wawancara, Brian mengatakan dia menghabiskan sebagian besar masa tinggalnya di Los Angeles, California mengerjakan album debutnya.

Brian merilis “Glow Like Dat” pada 15 Agustus 2017, melalui saluran YouTube 88rising. Dia kemudian mengumumkan tur nasional yang dimulai pada 9 September dan berakhir pada 21 November berjudul “Come to My Party Tour”. Brian kemudian merilis singel “Chaos” dan “Crisis” yang masing-masing menampilkan 21 Savage pada bulan Oktober dan November 2017. Pada 19 Desember 2017, Brian mengumumkan di platform media sosial, Twitter, bahwa ia merilis album studio debutnya yang berjudul, Amen. Pada 1 Januari 2018, Brian secara resmi mengubah nama panggungnya dari Rich Chigga menjadi Brian dengan merilis “See Me”. Enam hari kemudian, ia mengubah nama panggungnya lagi menjadi Rich Brian. Brian kemudian melanjutkan dan muncul di video tunggal dan musik dengan Kris Wu, Joji, Trippie Redd dan Baauer berjudul, “18” pada 16 Januari. Pada 2 Februari, Amin dirilis dan menjadikannya musisi Asia pertama yang mencapai nomor satu di iTunes Hip Hop charts dan naik ke puncak di nomor 18 di US Billboard 200.

Setelah merilis Amin, Brian merilis “Watch Out!” pada 4 April 2018. Dia kemudian muncul di album kompilasi 88rising, Head in the Clouds dan merilis dua single untuk mempromosikan album dengan “Midsummer Madness” yang menampilkan Joji, Higher Brothers dan 08 Agustus, dan “History” yang dirilis masing-masing pada tanggal 7 Juni dan 18 Juli. Album ini dirilis pada 20 Juli 2018.

Pada 26 Juni 2019, Brian merilis sebuah single baru, berjudul “Yellow”, menampilkan artis dan produser Bekon dan kemudian mengumumkan album studio keduanya yang berjudul The Sailor. Dia kemudian merilis single kedua dari album “Kids” pada 19 Juli 2019. The Sailor dirilis pada 26 Juli 2019 dengan penampilan tamu dari RZA dan Joji.

Itu adalah sedikit cerita dari Rich Brian semoga bisa menginspirasi anda semuanya. Dan buat kamu yang mau marchandise dari rich brian, kini official merchandise rich brian di Blibli sudah tersedia.