by

Rumah Sakit Pluit: Mengenal Penyakit Maag Sedang dan Ringan

Penyakit maag merupakan penyakit yang terjadi karena asam lambung tinggi sehingga mengalami peradangan. Peradangan pada lambung akan membuat kondisi lambung menjadi kronis dan bagian luar lambung menjadi terinfeksi. Ketika dinding lambung bagian luar terinfeksi akan mengkhawatirkan terhadap kondisi tubuh sehingga perlu konsultasi langsung di rumah sakit Pluit. Jenis-jenis maag terdiri dari maag ringan, maag sedang, maag kronis dan kanker lambung, namun yang dibahas spesifik adalah maag ringan dan maag sedang.

Berikut adalah gejala maag sedang diantaranya:

  • Nyeri, biasanya muncul saat selesai mengonsumsi makanan, perasaan nyeri ini terasa saat memakan makanan pantangan bagi penderita. Namun lebih parahnya, nyeri itu akan langsung muncul ketika memakan makanan meskipun itu bukanlah makanan yang menjadi pantangan bagi sakit maag.
  • Perut terasa panas, merupakan tanda dari maag. Rasa panas itu terjadi saat dinding lambung bagian dalam yang mengalami luka bergesekan dengan makanan yang telah dimakan. Perut terasa panas akan terjadi dua atau tiga jam dan bahayanya asam lambung akan naik.
  • Leher terasa panas, rasa panas dikarenakan perut memiliki syaraf yang sama, saat perut merasakan panas leher akan terasa panas dan tidak hanya leher saja namun bagian punggung akan mengalami rasa panas.
  • Mual, ciri yang dialami oleh penderita maag akut maupun maag kronis, penyebabnya adalah tukak lambung yang dimiliki oleh penderitanya..

Selain itu, gejala umumnya adalah muntah akibat luka yang terdapat di lambung. Zat asam yang ada di lambung dapat bersentuhan dengan tukak lambung sehingga penderita akan merasakan muntah terus menerus. Kehilangan nafsu makan juga menjadi tanda umum dari maag. Supaya nafsu makan tetap terjaga dan mengurangi potensi asam lambung menjadi naik jika penderita menghindari makanan penyebab asam lambung naik.

Berikut adalah gejala maag ringan diantaranya:

  • Perut terasa kembung, karena tidak memiliki nafsu makan akan semakin kehilangan nafsu makannya dikarenakan kondisi perutnya terasa tidak enak. Orang yang mengalami maag ringan perutnya akan terasa kembung sebab lambung telah terisi penuh dengan asam lambung sehingga perut menjadi kembung.
  • Lidah tidak enak, dikarenakan adanya penebalan lapisan lidah dan kondisi ini menandakan tingkat kesehatan seseorang misalnya misalnya lidahnya putih, adanya bintik merah pada lidah, adanya bintik hitam dan sebagainya.
  • Wajah pucat, hal ini terjadi karena seseorang kehilangan nafsu makannya selama berhari-hari dan tubuh kekurangan energi sehingga aliran oksigen dan aliran sel darah merah di seluruh tubuh menjadi tidak lancar.
  • Sering sendawa, karena naiknya asam lambung didalam lambung seseorang dan asam lambung itulah yang merangsang tubuh untuk bersendawa.

Penyebab maag adalah bakteri helicobacter pylori menyebabkan peradangan atau iritasi pada lambung sehingga menyebabkan maag kronis jika tidak segera diobati dan semakin parah menjadi kanker lambung. Makan tidak teratur akan membuat kekosongan pada jam-jam makan dan lambung telah bersiap untuk mengeluarkan asam lambung guna melakukan pencernaan makanan. Selain itu, kekosongan tersebut membuat asam lambung mengenai dinding lambung dan menyebabkan peradangan atau iritasi.

Beban pikiran, stres dan gangguan emosional memicu tubuh memproduksi asam lambung secara berlebih dan inilah yang menyebabkan peradangan dan penyakit maag. Merokok dan mengonsumsi alkohol, berpengaruh buruk bagi kesehatan lambung terutama penyebab sakit maag dan penyakit gangguan lambung. Kelelahan, kurang tidur dan insomnia karena dapat memicu naiknya produksi asam lambung dan asam lambung relatif meningkat pada malam hari sehingga sebaiknya rajin melakukan medical checkup di rumah sakit Pluit.

News Feed